Senin, 28 September 2015

kegiatan champs

Assalamu’alaikum kawan

           Kita disini membahas Hari ke tiga dalam kegiatan Champs
Terbayang kan kalau kegiatan ini ingin selasai dan kita tunggu, Terasa lamanya kalau ditungguh. Kata saya siih simpel buat enjoy kegiatan ini kan ini juga bermanfaat untuk kebaikan kita, melatih kedisiplinan kita semua.
Dalam champs ketiga ini, dibilang makin ketitis sii menurut saya, bahwasanya kalau anaknya yang ngak ikut ibarat 30% lah dari 100% kalau ngak salah siih. Menurutku jalani saja laah kawan. Bagi yang sok sibuk, kalau yang sakit mah jangan dipaksa, kakak bem juga bisa memahami kalian.
Champs yang pertama kita membahas kegiatan dalam seharian itu ngapain aja siih yang kita lakukan dan bermanfaat atau tidak dalam kegiatan champs tersebut dari . Champs kedua kita membahas fungsi dan peran seorang mahasiswa. Dan kali ini champs yang ke tiga, membahas sebuah komunikasi efektif.
Yang dimana tadi dijelaskan panjang tentang komunikasi efektif namun saya hanya menulis intinya saja yang disitu bahwa memberi kemudahan dalam memahami pesan yang diberikan.didalam komunikai ini juga mempunyai fungsi yang tersendiri yaitu mencapai pengertian satu sama lain, membaca kepercayaan, mengkoordinir tindakan, merencanakan strategi, melakukan pembagian pekerjaan, berbagi rasa.
Ada pula hambatan loo dalam komunikasi efektif yaitu latar belakang, bahasa, sikap, waktu, lingkungan, sibuk dengan sendiri, sibuk dengan masalah eksternal, faktor kawanan/lawan, mendengar yang diharapkan. Tahapan komunikasi publik disitu dijelasin bahwa ada empat, pertama start of fire, kedua build a bridge, ketiga for instance, daan terakhir so what. Unsur-unsur dalam membangun komunikasi efektif yaitu Berhadapan, mempertahankan kontak mata, membungkuk ke arah klien, mempertahankan sikap terbuka, tetap relax. Dan tadi sesudah kita dijelaskan tentang sebuah komunikasi yang efectif, kita diberikan game yang seru untuk membangun kekompakan, kerjasama dan komunikasi. Dimana yaitu game debat dengan tema pencuri kayu nenek asiyani. Antara kelompok Asmat dan Dayak,  didalam debat pasti ada yang namanya pro dan kontra yang mana maksutnya jalan baik dan jalan buruk. Dan kita mendapatkan kontra, kita diberi waktu untuk melakukan diskusi antar sesama kelompok untuk membahasnya dan selanjutnya kita melakukan diskusi dan akhirnya persaingan mulai memanas, perdebatan sudah selesai namun tidak ada yang kalah maupun menang.
Cukup sini ya kawan, mau tahu kelanjutanya lihat yang baru ya gaiss

1 komentar: